RSS
Blog ini tercipta seiring jejak yang terekam. Jejak langkahku menelusuri indahnya dunia.

Jembatan Akar Di Kecamatan Bayang


Jejak Jelajah - Mari kita lanjutkan perjalanan kita menuju ke Sumatera Barat, apa yang bisa kita temukan disana? Sebuah objek wisata yang sangat menarik para wisatawan dan patut untuk kalian kunjungi bersama keluarga disaat-saat liburan. Inilah dia objek wisata jembatan akar yang ada di Kecamatan Bayang.

Objek wisata yang satu ini merupakan tempat wisata bahari yang menarik bagi pecinta wisata alam. Yups, karena disini kita bisa menikmati pemandangan alam yang sungguh indah luar biasa. Jika kalian suka menikmati kehidupan dengan melihat keindahan alam Indonesia tercinta ini, pasti tidak akan melewatkannya.

Jembatan akar yang ada di Kecamatan Bayang ini mempunyai potensi wisata bahari dengan pantai yang sangat indah, bukan hanya tempat wisatanya yang menarik melainkan Jembatan akar ini mempunyai sebuah nilai sejarah yang juga tidak kalah menariknya. Tempat ini disebut Jembatan Akar karena jembatan ini memang terbuat dari akar-akar yang dijalin dan saling berhubungan sampai membentuk sebuah jembatan yang berasal dari dua pohon yang letaknya berseberangan dan dipisahkan oleh sungai. Jembatan Akar ini cukup kuat dan dapat digunakan oleh orang-orang yang ingin menyeberangi sungai.

Sejarah Jembatan Akar

Dari cerita yang sudah banyak beredar, awal mula dari terbentuknya jembatan akar merupakan sebuah hasil karya dari seorang ulama bernama Pakih Sokan pada sekitar tahun 1916. Pada ceritanya Pakih Sokan sangat prihatin melihat keadaan dari murid-muridnya yang mengaji di tempat beliau kesulitan untuk pergi mengaji dikarenakan Sungai atau Batang Bayang terkena air bah. Walaupun sudah ada jembatan bambu, sungai tersebut masih tetap sulit untuk diseberangi karena jembatan bambu tersebut sering kali hanyut terbawa air bah.


Kemudian Pakih Sokan memiliki Inisiatif untuk menanam dua buah pohon beringin pada kedua sisi sungai. Seiring waktu berjalan dengan bertambah tingginya kedua pohon yang sudah di tanam, Pakih Sokan kemudian melilitkan akar-akarnya pada sebuah jembatan bambu yang sering digunakan untuk melintasi Batang Bayang. Semakin lama kedua pohon tersebut semakin membesar sehingga akar-akarnya terjalin atau terlilit dengan kokoh sampai membentuk sebuah jembatan yang masih dapat digunakan sampai sekarang. Wow, luar biasa!


Dahulunya, Jembatan Akar ini murni terbuat dari akar-akar yang dijalin atau di hubungkan sampai membentuk jembatan. Akan tetapi karena faktor usia dan terlalu seringnya orang berlalu-lalang untuk melewatinya, jembatan ini kemudian diperkuat dengan dipasang sebuah kawat yang berbahan baja di kedua sisinya. Tentunya hal ini bertujuan untuk menambah keamanan para penyeberang jembatan. Jadi jangan khawatir, meskipun usia jembatan ini sudah terbilang tua, namun tetap aman untuk diseberangi.

Nah, bagi kalian yang menyukai keindahan alam, bisa kalian kunjungi jembatan akar ini, selain bisa menikmati keindahan alam sekitar jembatan, kita juga bisa menguji nyali kita untuk menyeberangi jembatan akar ini.



Sumber: yoshiewafa

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

4 komentar:

Fitriyana [Gardens Tips] mengatakan...

jembatannya unik ya

iwan01 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Penghuni 60 mengatakan...

hmmm, sepertinya asik juga ya sob

Jejak Jelajah mengatakan...

@Fitriyana:
iya.. :D

@Iwan01:
maaf, gak boleh beriklan disini ya...terima ksh kunjungannya

@Penghuni 60:
iya mas, bisa menikmati pemandangan alam dan uji nyali

Posting Komentar